Tampilkan postingan dengan label Penelitian Dan Pengabdian Masyarakat. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Penelitian Dan Pengabdian Masyarakat. Tampilkan semua postingan

LLDIKTI WILAYAH IX Gelar Seminar Hasil Penelitian Dosen Pemula tahun 2019


LLDIKTI WILAYAH IX Gelar Seminar Hasil Penelitian Dosen Pemula (PDP) Tahun 2019

Pembukaan Seminar Hasil PDP @Universitas Megarezky Makassar

Sehubungan dengan telah selesainya Penelitian Dosen Pemula (PDP) tahun 2019 Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan melalui Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) wilayah IX gelar seminar hasil penelitian dosen pemula (PDP). Senin 16 Desember 2019, pukul 08.00 WITA sampai selesai.

Kegiatan seminar hasil ini belokasikan di berbagai kampus wilayah sulawesi diantaranya Universitas Atmajaya Makassar, Universitas Al Asyariah Mandar, Universitas Ichsan Gorontalo, Universitas Islam Makassar, Universitas Trinita, Universitas Muhammadiyah Kendari, Universitas Muhammadiyah Palu, Universitas Megarezky dan di gedung LLDIKTI IX.

Kegiatan tersebut berdasarkan lampiran surat edaran LLDIKTI Wilayah IX 10 Desember 2019 jumlah peserta seminar hasil sebanyak 721 dosen  berbagai kampus PTN dan PTS  di wilayah sulawesi  yang telah memenangkan HIBAH penelitian KEMENDIKBUD tahun anggaran 2019 serta dihadiri oleh TIM Reviewer Nasional yang akan menilai presentasi dan luaran yang dijanjikan oleh peneliti.

Salah satu peserta mempresentasikan hasil penelitiannya


Proses seminar hasil berlajan lancar dimana para peneliti antusias memaparkan hasil peneliannya dihadapan para peserta lain serta dihadapan TIM reviewer kemudian dilanjutkan sesi tanya jawab. Setelah proses tanya jawab selesai kemudian dilanjutkan peneliaian oleh reviewer bukti fisik dan cek secara online luaran wajib dan luaran tambahan oleh yang telah dijanjikan dalam penelitian para peserta.

Foto Bersama peserta dan Reviewer

Saat selesai kegiatan, kamipun melanjutkan foto bersama para peserta dan TIM reviewer. Sebelum menutup kegiatan tim penilai memberi pesan kepada para penerima hibah penelitian agar tetap semangat kedepannya memasukkan proposal hibah penelitian di tahun-tahun berikutnya.

Makassar, 16 Desember 2019

Muhammad Qasim






Inilah Beberapa Situs atau Link Jurnal Internasional

Inilah Beberapa Situs atau Link Jurnal Internasional

Pemaparan Penelitian Hibah Skema _PDP

Bagi anda yang berkecimpun di dunia akademik baik dosen, peneliti ataupun mahasiswa khususnya pasca sarjana, saat ini sangat dibutuhkan misalnya bagi dosen yang ingin naik pangkat karena salah satu diantaranya harus memiliki hasil karya terpublish di jurnal internasional. Saai ini mahasiswa pascasarjana pun demikian, karena syarat penyelesaian akademik mereka diharuskan mempublish hasil karnyanya minimal satu artikel internasional. Berikut ini beberapa link atau situs jurnal internasional yang bisa kalian kunjungi sebagai berikut :

PENERAPAN PENDIDIKAN SEKS (UNDERWEAR RULES) TERHADAP PENCEGAHAN KEKERASAN SEKSUAL PADA ANAK DAN ORANG TUA DI SD NEGERI 52 WELONGE KABUPATEN SOPPENG

PENERAPAN PENDIDIKAN SEKS (UNDERWEAR RULES) TERHADAP PENCEGAHAN KEKERASAN SEKSUAL PADA ANAK DAN ORANG TUA DI SD NEGERI 52 WELONGE KABUPATEN SOPPENG

PENERAPAN PENDIDIKAN SEKS (UNDERWEAR RULES) TERHADAP PENCEGAHAN KEKERASAN SEKSUAL PADA ANAK DAN ORANG TUA DI SD NEGERI 52 WELONGE KABUPATEN SOPPENG


Abstrak
Ketua Komnas Perlindungan Anak menyatakan bahwa Indonesia telah memasuki masa darurat Nasional data (KPAI) Tahun2015 ketegori anak berhadapan dengan hukum (ABH) kasus yang  menepati urutan pertama kasus kekerasan seksual pada anak (Pemerkosaan, pencabulan, sodomi/pedofilia) dan sebagainya sebanyak 18% atau 193 kasus. Berdasarkan laporan Pemberdayaan Perempuan dan Anak dan laporan dari  POLRES Soppeng dari laporan tersebut peneliti memperoleh data kekerasan seksual pada anak dan remaja mengalami peningkatan dari tahun sebelumnya. Kekerasan seksual pada tahun 2015 sebanyak 8 kasus sedangkan  tahun 2016 tercatat sebanyak 15 kasus anak dengan kekerasan seksual. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh penerapan pendidikan seks (underwear rules) terhadap pencegahan kekerasan seksual pada anak dan orang tua di SD Negeri 52 Welonge Kabupaten Soppeng. Jenis penelitian ini menggunakan rancangan penelitian Quasy Experimen dengan pendekatan Pre-post test design.Penelitian ini akan dilaksanakan di SD Negeri 52 Welonge Kabupaten Soppeng pada bulan Mei-Juli tahun 2018. Populasi dalam penelitian semua Murid SD Negeri 52 Welonge sebanyak 122 murid pada tahun ajaran2016/2017 berdasarkan populasinya maka diambil sampel sebanyak 87 responden dari murid dan 87 dari orang tua murid. Pengumpulan data menggunakan kuesioner. Berdasarkan hasil uji statistik terdapat pengaruh pendidikan seks (underwear rules) terhadap pencegahan kekerasan seksual pada anak dan orang tua hasil pencegahan anak (p= 0,002, lebih kecil dari nilai α=0,05) dan hasil pencegahan orang tua nilai (p= 0,003, lebih kecil dari nilai α=0,05).Jadi dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh penerapan pendidikan seks (underwear rules) terhadap pencegahan kekerasan seksual pada anak dan orang tua di SD Negeri 52 Welonge Kabupaten Soppeng.
Kata Kunci Anak, Kekerasan Seksual, Orang Tua, Pendidkan Seks,

Workshop Open Jurnal Sistem Stikes Nani Hasanuddin Makassar

WORKSHOP OPEN JURNAL SISTEM
STIKES NANI HASANUDDIN MAKASSAR


Saat ini syarat untuk  jurnal terakreditasi nasional adalah dengan menggunakan aplikasi Open Journal System (OJS). Olehnya itu, dalam rangka mempersiapkan diri menuju akreditasi jurnal nasional serta meningkatkan kualitas publikasi hasil penelitian tiap institusi di wilayah Sulawesi. Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Nani Hasanuddin Makassar bekerjasama dengan Verivikator SINTA Wilayah IX Sulawesi melakukan workshop  dengan tema “Tata Kelola Jurnal OJS, Standarisasi dan Indeksasi Menuju Akreditasi Nasional”.

Pembukaan Oleh Ketua STIKES Nani Hasanuddin

Workshop tata kelola jurnal OJS dilaksanakan selama dua hari mulai hari Kamis- Jum’at tanggal 7-8 Juni 2018 bertempat di Swiss-bellHotel. Kegiatan tersebut dibuka langsung oleh ketua STIKES Nani Hasanuddin Makassar  Bapak Dr. Yasir Hasakas,S.Pt.,SE.,M.M.Kes. Adapun narasumber diantaranya Prof.Irwansyah, beliau adalah asesor akreditasi jurnal nasional, chift editor jurnal HARLEV UNHAS. Narasumber kedua Muhammad Arsyad, Ph.D. Beliau termasuk Associate Editor,International Journal of Agriculture System (UAS) Universitas Hasanuddin,Secertary of Publication Managemen Centre (PMC) Universitas Hasanuddin. Narasumber ketiga Suherman,SP.,MP. Selaku managemen editor jurnal Galung Tropika; beliau juga merupakan tutor relawan jurnal Indonesia wilayah Sulawesi Selatan; Tim Rumah Jurnal Universitas Muhammadiyah Parepare.
Peserta yang ikut dalam kegiatan tersebut sebanyak 42 peserta berasal dari Sulawesi Selatan maupun luar Sulawesi Selatan diantaranya dari Palu Sulawesi Tengah, Manado, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Barat. Peserta terlihat  antusias dalam kegiatan ini karena dibekali assesment, standarisasi dan indeksasi e-juournal menuju akreditasi Nasional. Selain itu, peserta langsung mengaplikasikan OJS Flow dan lalu lintas manuskrip, strategi indeksasi e-journallow, moderate, dan high. Peserta pun langsung memperaktekkan account for persistent digital identifier,resecarcherID,ORCID Link to Scopus bagi editorial dan authors. Yang lebih menarik lagi peserta langsung mensimulasikan OJS 2 dan OJS 3 meliputi submit, reviewing, editing, layout,dan publishing serta materi yang lainnya tentang e-Journal management dan pengembangan content website sesuai standar akreditasi nasional.
Foto saat kegiatan berlangsung


Ucapan terima kasih kepada Narasumber, panitia dan peserta dan pihak yang telah membantu workshop ini. dengan harapan setelah selesai kegiatan tersbeut para pengelola jurnal tiap institusi dapat memahami dan mengaplikasikan program OJS dan sebagai bekal dalam mempersiapkan tata kelola jurnal berbasis OJS, standarisasi dan indeksasi menuji akreditasi nasional
                       

Foto bersama dengan peserta workshop
      
Foto bersama dengan peserta workshop

Mengenal Lebih Dekat Skema Penelitian Dosen Pemula (PDP)

MENGENAL LEBIH DEKAT SKEMA PENELITIAN DOSEN PEMULA (PDP)


Setiap tahunnya kesempatan untuk mengusulkan proposal penelitian ke Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat semakin ada. Namun sebagian diantara kita khususnya bagi dosen pemula belum menggunakan kesempatan ini dengan baik. 
Alhamdulillah tiga tahun berurutan penulis memperoleh hibah penelitian oleh KEMENRISTEKDIKTI diantaranya dua kali skema dosen pemula. Di tahun 2017 dan di tahun 2018 dan tahun 2019 skema Penelitian Dasar. Olehnya itu, melalui tulisan ini saya akan membagikan beberapa informasi dan  motivasi yang belum mengusulkan agar dapat mengusulkan  di tahun pelaksanaan 2020 nanti. Informasi ini berdasarkan panduan pelaksanaan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat edisi XII (edisi revisi tahun 2019) tentang skema penelitian dosen pemula (PDP) secara umumnya PDP itu seperti apa, bagaimana tujuan, persyaratan, luaran yang ditargetkan serta jangka waktu pelaksanaan dan hal apa saja penting disiapkan sebelumnya terkait pengusulan PDP.

Penelitian dosen pemula (PDP) merupakan kegiatan peneliti untuk membina dan mengarahkan peneliti pemula dalam meningkatkan kemampuannya dalam melaksanakan penelitiannya dan mempublikasikan hasil penelitiannya, baik jurnal nasional maupun internasional. Penelitian ini diperuntukkan bagi dosen tetap dengan perguruan tinggi klaster Binaan. Jadi untuk klaster institusi mandiri, utama dan madya tidak diperbolehkan untuk masuk di skema PDP dengan bahasa lain peneliti salah kamar.

Tujuan PDP ini merupakan langkah awal untuk membina dan meningkatkan kemampuan meneliti selaku dosen pemula. Selain itu, peneliti pemula dapat melatih dirinya untuk mempublikasikan hasil penelitian yang telah dilalaksanakannya baik nasional, prosiding maupun internasional dan yang utama dalam PDP ini diharapkan dapat menginisiasi dan menyusun peta jalan penelitiannnya . Penelitian pemula ini kita ibaratkan ajang mencari jodoh dalam pelaksanaan penelitian, karena kita diharapkan melihat topik atau bidang apa yang cocok dengan diri kita sendiri, bidang apa yang kita senangi, sehingga kita bisa setia kepada satu topik penelitian tidak meneliti dengan topik yang berbeda-beda sehingga kemungkinan peta jalan penelitiannya bisa terarah dan fokus.

Untuk syarat pengusul PDP itu sendiri adalah tidak terlalu memberatkan karena namanya pemula jadi disetting sebagai pemula. Yang pertama sebagai ketua pengusul memilki jabatan fungsional minimal asisten ahli, bagaimana yang belum memiliki jabatan fungsional ? bagi yang belum memiliki jabatan fungsuonal jangan khawatir untuk karegori PDP tetap diperbolehkan sebagai pengusul meski belum memiliki jabatan fungsional. yang kedua diharuskan mempunyai anggota pengusul disini anggota sekiranya berjumlah satu sampai dua orang. syarat yang ketiga  yang perlu diperhatikan disini bahwa pengusul hanya boleh mendapatkan skema penelitian PDP sebanyak dua kali baik sebagai ketua maupun anggota.

Dengan melihat syarat pengusul, hal ini memberi peluang bagi teman-teman karena meskipun belum memiliki jabatan fungsional tetap diperbolehkan jadi pengusul. Namun disini DRPM tentu membatasi dan hanya memperbolehkan PDP sebanyak dua kali karena ketika lebih dua kali tentu bukan lagi namanya kategori pemula sehingga perlu naik kelas, naik lagi ke tingkat yang lebih tinggi itulah guna dari PDP kesempatan dua kali ini sebagai ajang latihan dan pengembangan diri dalam penelitian.

Setelah memahami sepertia apa skema PDP, tujuan serta syarat sebagai pengusul hal . Yang takkalah pentingnya yaitu luaran penelitian, luaran yang dimaksukkan disini, apakah ada bukti nantinya setelah penelitian anda selsai. Begitu pentingnya di buku panduan pun disebutkan luaran penelitian bersifat wajib, Adapun luaran penelitian PDP disini juga telah diringankan, kenapa demikian karena kita hanya diharuskan dengan luaran wajib satu artikel ilmiah dalam jurnal nasional ber ISBN. Hal tersebut telah dimudahkan karena tidak harus nasional terakreditasi. Namun ketika anda merasa belum bisa di jurnal, mungkin teman-teman yang hobbnya jalan-jalan baik dalam maupun luar negeri bisa dengan mengikuti prosiding seminar nasional maupun seminar internasional.

Kondisi lain misalnya  ketika teman-teman masih berat di Jurnal dan prosiding  disini anda bisa membuat luaran wajibnya bagi yang hobby menulis buku silahkan membuat luaran penelitian anda dalam bentuk buku atau produk iptek-sosbud yang dapat berupa metode, blue print, purwarupa, sistem, kebijakan, model, atau teknologi tepat guna yang dilindungi oleh KI. Adapun luaran tambahan yakni luaran selain luaran wajib telah disebutkan tadi.

Jadi kendala apa lagi sehingga tidak mencoba kesempatan tahun ini untuk mengusulkan proposal penelitiannya karena luarannya telah diberi kebebasan memilih salah satu luaran waib yang telah disebutkan tadi. Namun saya menyampaikan bahwa berikanlah luaran yang menjanjikan tetap dalam hal sewajarnya. Dan ketika pengusul telah menuliskan di proposalnya dengan luaran yang menjanjikan maka wajib pengusul untuk memenuhi janjinya ketika proposalnya telah diterima nanti, jangan ya memberikan harapan palsu kepada reviwer hehe

Jangka waktu pelaksanaan PDP yaitu 1 tahun, ketika di tahun 2018 anda mengusulkan maka waktu pelaksanaanya  1 tahun di tahun 2019. Untuk jadwal pengusulan proposal pada tahun 2019 telah terbuka mulai tanggal 18 Juli 2019- 18 Agustus 2019 info lebih lanjut klik Link disini . Olehnya itu dari awal disiapkan proposalnya sehingga dapat menyusun proposal lebih maksimal. Untuk pendanaan PDP lebih rinci bisa dilihat di Peraturan Menteri Keuangan Republik Indonesia No 86/PMK.02./2018 tentang Standar Biaya Keluaran tahun anggaran 2018.

Hal penting lainnya bahwa silahkan  rekan-rekan  sejawat yang merasa memenuhi skema PDP untuk menggarap proposal pengusulan tahun 2019 untuk pelaksanaan tahun 2020. Selain itu pada pedoman edisi XII (edisi revisi tahun 2019) peneliti semakin dipermudah dengan tidak lagi membuat file pdf kemudian diungguah di simlitabmas. Edisi tahun ini semua file proposal di unggah per item di dalam simlitammas  mulai judul, ringkasan, luaran penelitian, latar belakang tinjauan pustaka, metode dan seterusnya sehingga tidak lagi memakai lembar  pengesahan tanda tangan dan sebagainya. Jadi sebelum penguplotan proposal ketua LPPM/P3M hanya menyetujui di sistem untuk selanjutkan dikirim.

 Hal penting berikutnya adalah ketua pengusul dan anggota wajib memiliki akun SINTA lebih jelasnya klik link disini. Skema penelitian apapun harus memiliki akun sinta Karena di sistem nantinya akan diminta akun sinta anda baik ketua peneliti maupun anggota peneliti untuk melanjutkan penguplotan proposal anda di simlitabmas sehingga rekan-rekan bisa mempersiapkan diri dalam melakukan registrasi  ke sinta. Namun sebelumnya anda memiliki dulu akun google scholar baru kemudian registrasi ke sinta karena saat registrasi di sinta anda akan diminta url google scholar anda.

Demikian tulisan singkat ini, terkait  penelitian khususnya skema PDP pada pedoman edisi XII edisi revisi 2019. Semoga informasi ini bemanfaat dan menjadi motivasi khususnya pemula. Serta yang mengusulkan proposal di tahun 2019 pelaksanaan tahun 2020 bisa lolos aamiin.


Muhmmad Qasim


       PDP tahun 2017                                                                     PDP tahun 2018


                                

Post Monev External 2017                                                                Penandatanganan Kontrak


Workshop Penulisan Proposal Penelitian
27-29 Maret 2018